Minggu, 06/05/2012 17:16 WIB

Karyawan Tewas di Kolam Renang Hotel Hermes Palace Polonia

Khairul Ikhwan - detikNews
TKP/Khairul-detikcom
Medan - Seorang pekerja kolam renang tewas tersedot mesin pembuat ombak di Draco Water Park, Hotel Hermes Palace Polonia, Jl Monginsidi, Medan, Minggu (6/5/2012). Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit terdekat.

Erwin Lumban Tobing (21) merupakan pekerja di wahana permainan air tersebut. Saat kejadian, sekitar pukul 13.30 WIB, dia bermaksud mengambilkan kalung milik pengunjung yang jatuh di areal wave pool, kolam ombak.

Entah bagaimana, dia kemudian terhisap mesin pembuat ombak itu, dan tewas di kolam itu. Terdapat koyak di bagian kaki kiri dekat pinggul, dan beberapa luka lain. Diduga korban meninggal karena terhisap pusaran air.

Jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Prof Dr Boloni, yang berada tak jauh dari hotel tersebut. Otopsi masih belum dilakukan, namun pihak keluarga berencana segera membawa jenazah korban untuk disemayamkan di rumah keluarga di Hutabalang, Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah, sekitar 350 kilometer dari Medan, ibukota Sumatera Utara (Sumut).

"Rencana keluarga, hari ini juga mau dibawa jenazahnya," kata tante korban Ratna Juwita di ruang jenazah RSU Boloni.

Polisi dari Kepolisian Sektor Kota (Polsekta) Medan Baru sudah berada di lokasi dan kemudian memasang garis polisi di lokasi. Keterangan beberapa pihak juga tengah dikumpulkan.

Kendati ada korban tewas, kolam renang itu tetap beroperasi. Sekitar 100 pengunjung tetap bermain dengan gembira.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rul/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%