detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 06:28 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 16/04/2012 01:15 WIB

Memanjat Tembok, 2 Napi Lapas Lhokseumawe Kabur

Ferry Fernandes - detikNews
Aceh - Dua orang Narapidana (Napi) Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II/A Lhokseumawe, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), sekitar pukul 19.15 WIB, Minggu (15/4/2012) berhasil kabur setelah memanjat tembok pagar belakang Lapas tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun detikcom, dua napi tersebut kabur pada saat sebagian napi dan petugas lapas sedang shalat Magrib. Mereka meloloskan diri dengan cara mengambil besi tenda yang panjangnya lima meter, kemudian memanjat melalui besi tersebut dari tembok sebelah belakang dan melompat kebawah dan melarikan diri dari Asrama Polisi belakang penjara.

Kedua napi yang kabur tersebut masing masing bernama Azhari, warga Mongeudong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe dan Iskandar, warga Cunda, Kecamatan Muara Dua, kota Lhosksuamawe. Azhari adalah salah satu napi yang terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) hingga tiga kali dengan ancaman hukuman 4 tahun.

Sedangkan Iskandar, yang merupakan pindahan dari lapas Kota Langsa itu terlibat kasus narkoba jenis sabu dengan ancaman diduga lima tahun ke atas.

Kapolsek Banda Sakti, AKP Hendro, membenarkan adanya dua orang napi Lhokseumawe yang kabur saat magrib tadi. Saat ini petugas Polsek Banda Sakti dan personil Polres Lhoskeumawe sedang berada di Lapas dan mengejar kedua napi yang kabur itu.

"Sedang kami kejar," tutur Hendro.

Sementara itu hingga kini pejabat Lapas Lhokseumawe belum memberikan tanggapan terhadap kedua napi yang kabur tersebut.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(fjp/fjr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close