Detik.com News
Detik.com
Jumat, 06/04/2012 17:07 WIB

2 Warga Bandung Temukan Tulang Belulang Manusia di Hutan

Mansur Hidayat - detikNews
2 Warga Bandung Temukan Tulang Belulang Manusia di Hutan
Jakarta - Dua warga Kampung Pinggirsari, Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, menemukan tulang dan tengkorak manusia di hutan blok Cihurang, Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tulang belulang itu ditemukan ketika Asep (35) dan Enjang Tatang (32) berburu binatang di hutan tersebut.

Kapolsek Pasirwangi, Kompol Sopian BJJ, menyatakan kedua warga tersebut langsung melaporkan temuannya ke pihak polsek setempat.

"Jadi kedua warga menyebutkan melihat ada tulang dan tengkorak manusia," ujar Sopian di kantornya, di Bandung, Jum'at (6/4/2012).

Jajaran Polsek Pasirwangi langsung menuju kawasan hutan blok Cihurang untuk melihat langsung kondisi tulang dan tengkorak manusia.

"Nah, kita sekarang baru bisa memastikan, bahwa itu memang tulang dan tengkorak manusia," tutur Sopian.

Sopian menyatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah jenis kelamin serta penyebab keberadaan tulang dan tengkorak manusia di dalam hutan.

"Kita hanya menemuka celana panjang corak merah di sekitar lokasi dan akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu," pungkasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rmd/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%