detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 19:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 27/03/2012 10:31 WIB

Serang Iran, Israel Hancur

Rita Uli Hutapea - detikNews
Mahmoud Ahmadinejad (AFP)
Teheran, - Ancaman serangan militer Israel dianggap enteng oleh seorang ulama senior Iran. Menurutnya, ancaman Israel itu cuma "perang psikologis" belaka. Sebabnya, pemerintah Israel tahu benar bahwa serangan militer hanya akan menimbulkan "kehancuran total" bagi negeri Yahudi itu.

"Ada beberapa pembicaraan di media mengenai langkah militer (terhadap Iran) oleh rezim Zionis (Israel) khususnya. Suara-suara mengancam ini bukan apa-apa kecuali perang psikologis," kata Ayatollah Seyyed Ahmad Khatami seperti dilansir Press TV, Selasa (27/3/2012).

Dikatakan ulama senior Iran itu, tahun 2011 lalu, media asing juga menciptakan kehebohan soal perang melawan Iran dan siapapun yang memperhatikan media tersebut, merasa bahwa Amerika Serikat akan menyerang Iran keesokan harinya.

Menurut Khatami, pejabat-pejabat Israel tahu bahwa serangan militer atas Iran berarti kehancuran total bagi rezim Zionis itu.

"Kami bukan agresor tapi respons kami atas agresor akan benar-benar mematikan," tegas ulama yang merupakan anggota dewan kepala Majelis Pakar Iran.

Pekan lalu, dalam pidatonya, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei menegaskan, bangsa Iran akan membalas setiap serangan AS maupun Israel.

"Kami tidak memiliki senjata nuklir dan kami tak akan membuat senjata nuklir, namun kami akan membela diri kami dari setiap agresi, apakah itu agresi AS atau rezim Zionis," tandas Khatami.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
83%
Kontra
17%