Detik.com News
Detik.com
Jumat, 23/03/2012 00:12 WIB

Kenaikan BBM Bakal Jadi Isu Bahasan Mukernas PKS di Medan

Khairul Ikhwan - detikNews
Kenaikan BBM Bakal Jadi Isu Bahasan Mukernas PKS di Medan
Medan - Kendati sudah menyampaikan sikap menolak terkait rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap akan membahas isu tersebut dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) pekan depan. Selain itu akan dibahas juga masalah Pikada, Pilpres maupun pemilu legislatif.

"Ada beberapa isu nasional yang akan dibahas, kenaikan harga BBM merupakan salah satu isu penting yang akan dibahas," ujar Heriansyah,
Sekretaris Mukernas PKS 2012 kepada wartawan di Medan, Kamis (22/3/2012).

Mukernas PKS itu dijadwalkan berlangsung pada 26-30 Maret mendatang di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Isu BBM itu menjadi pokok bahasan karena menyangkut kepentingan nasional dan juga isu besar saat ini.

"Kami pasti akan membuat rekomendasi. Sebagai institusi yang berskala nasional, kami pasti akan membahas tentang kebijakan nasional," ujar Heriansyah didampingi Wakil Ketua Organizing Committee Mukernas PKS 2012 yang juga Wakil Ketua DPRD Sumut Sigit Pramono Asri.

Menjawab pertanyaan, Heriansyah juga mengatakan tidak tertutup kemungkinan akan ada juga pembahasan mengenai pengusungan calon gubernur oleh PKS untuk Pemilihan Gubernur Sumut (Pigubsu) yang dijadwalkan 7 Maret 2013.

Mukernas PKS rencananya akan dihadiri tiga menteri yang merupakan kader PKS, yakni Menteri Kominfo, Menteri Sosial dan Menteri Pertanian. Selain itu akan hadir kepala daerah baik tingkat propinsi maupun kabupaten kota se-Indonesia, khususnya kader dan yang diusung PKS.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/fjp)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%