Detik.com News
Detik.com

Minggu, 11/03/2012 11:29 WIB

Sebelum Kecelakaan, Olivia Hadiri Pesta Ultah

Sebelum Kecelakaan, Olivia Hadiri Pesta Ultah Dhuran Dhara/detikcom
Jakarta - Olivia Dewi (17) yang tewas terpanggang akibat kecelakaan di depan Wisma Nugra Santana, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, disebut-sebut baru menghadiri pesta ulang tahun temannya. Tidak diketahui tempat dan bagaimana pesta berlangsung.

"Dikabari teman, katanya ia (Olivia) dari ultah teman," kata presenter 'Insert' Lenna Tan yang melayat ke RS Dharmais bersama Irfan Hakim, Minggu (11/3/2012).

Lenna tak menyebut teman yang memberi informasi tersebut. Dia juga enggan merinci siapa dan alamat pesta Olivia dan temannya.

Lenna datang dengan mengenakan bajut coklat. Sementara Irfan Hakim tampil dengan kemaja kotak-kotak warna putih hitam hijau. Partner di acara informasi selebriti ini datang di RS Dharmais, Jl Letjen S Parman Kav 84-86, Slipi, Jakarta Barat, pukul 08.25 WIB, Minggu (11/3/2012).

"Saya tidak mengenal langsung korban," kata Irfan saat ditanya hubungannya dengan Olivia.

Sementara, Lenna Tan mengaku sahabat keluarga Olivia. "Saya sahabat dari ibunya Olivia," ucap Lenna yang cantik dengan baju coklat.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(try/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%