detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 11:50 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Jumat, 09/03/2012 15:00 WIB

FPI Demo Anti Liberal, Bundaran HI Macet

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Demo sekitar 150 orang massa dari Front Pembela Islam (FPI) membuat lalu lintas Bundaran HI macet parah. Massa memarkir motor dan mobil yang mereka gunakan di untuk mencapai Bundaran HI diparkir di sekitar kawasan itu.

Pantuan detikcom, Jumat (9/3/2012), para demonstran yang terdiri dari wanita, anak-anak dan pria ini bekumpul di sekeliling Bundaran HI. Mereka kebanyakan pakaian serba putih. Demonstrasi ini mengusung isu penurunan harga BBM dan Indonesia damai tanpa liberal.

Akibat demo itu lalu lintas dari Thamrin dan Sudirman macet total. Busway Koridor I yang melewati lokasi itu juga terhambat oleh demo itu. Ada tujuh bus TransJ yang terjebak akibat demonstasi itu.

Cuaca yang gerimis tidak membuat para demonstran membubarkan diri. Para demonstran juga membawa sebuah bener berukuran 5 x 4 meter. Dalam bener itu terlihat foto Hanung Bramantyo dan juga Ulil Abshar-Abdalla.

Foto Hanung dibuat sedang mengibarkan bendera komunis di pinggir pantai. Pada bagian bawah foto itu terdapat tulisan 'Musnahkan intelek-intelek iblis'. Baner ini kemudian dirobek-robek dan ditendang-tendang oleh demonstran. Selain massa FPI demo ini juga didukung oleh massa dari FUI, Gerakan Reformasi Islam (Garis).


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nal/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%