Detik.com News
Detik.com

Selasa, 21/02/2012 22:14 WIB

Polda: Kasmun Bukan Pengurus Derek, Dia Petugas Kebersihan

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Kasmun, pria yang meminta uang kepada sopir bus PMTOH Edi Mulyono ternyata bukan pengurus derek resmi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Kasmun rupanya seorang petugas kebersihan di Markas Polda Metro Jaya.

"Sudah dicek, Kasmun itu bukan pengurus derek Polda Metro Jaya, dia tukang sapu-sapu di Polda," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Dwi Sigit Nurmantyas saat dihubungi wartawan, Selasa (21/2/2012).

Sigit mengatakan, motif Kasmun memintai uang sebesar Rp 600 ribu kepada sopir bus hanya untuk kepentingan pribadinya semata.

"Mungkin dia hanya memanfaatkan situasi saja," imbuh Sigit.

Sigit mengatakan, pihaknya akan menindak tegas Kasmun atas kejadian pemerasan yang membuat sopir bersitegang dengan Kasmun itu.

"Besok mau dipanggil sama pak Sudarmanto (Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya," lanjutnya.

Sigit menegaskan, pihaknya tidak memasang tarif untuk jasa derek kendaraan yang mogok di tengah jalan. Polisi juga tidak meminta uang untuk jasa derek bus jurusan Solo-Aceh tersebut.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/nvc)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%