Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 18/02/2012 14:09 WIB

Disebut Sumbang Anas, Ical: Sumbangan untuk Golkar Saja Kurang

M Arif - detikNews
Disebut Sumbang Anas, Ical: Sumbangan untuk Golkar Saja Kurang
Jakarta - Golkar dituding ikut menyokong Anas Urbaningrum untuk meraih kursi Ketua Umum Partai Demokrat (PD). Adalah politisi PD Umar Arsal yang juga anggota tim sukses Anas yang buka suara. Bagaimana tanggapan Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical?

"Saya kira sumbangan untuk Partai Golkar saja kurang," jelas Ical di Sentul, Bogor, Sabtu (18/2/2012).

Karena sumbangan untuk partai kurang, Ical pun menegaskan, tidak ada alasan bagi partainya untuk mengucurkan uang ikut membantu Anas dalam Kongres PD di Bandung 2010 lalu.

"Jadi dugaan suap itu tidak benar," jelasnya.

Umar Arsal bercerita pada Jumat (17/2) di DPR. Dia mengaku ada sumbangan kepada Anas dari Golkar dan PKS. Selain Golkar, PKS juga sudah membantah.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%