
Belum Dapat Bantuan, Warga Dusun Cadas Bodas Garut Terancam Kelaparan
Sabtu, 28/01/2012 21:30 WIB
Garut,
Hingga saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Garut Jawa Barat belum memberilan bantuan kepada 116 orang warga Cadas Bodas, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibalong, Garut yang terisolir akibat putusnya jembatan gantung Cisanggiri. Hal ini membuat warga dusun Cibodas mengalami kekurangan pangan bahkan terancam kelaparan.
Kepala Desa Mekarmukti, Suryana mengatakan pihaknya sudah menyampaikan laporan kepada pihak Pemerintah Kabupaten Garut terkait kondisi warganya yang terancam kelaparan, namun hingga saat ini bantuan belum juga dikabulkan.
Dia menuturkan bahwa kekurangan pangan tersebut selain merupakan dampak putusnya jembatan gantung Cisanggiri, juga akibat gagalnya panen tahun 2011 lalu. Sementara untuk panen tahun ini masih beberapa bulan kedepan.
"Bahan makanan pokok saat ini sudah habis, menunggu hasil panen berikutnya, memaksakan belanja ke pasar, justru lebih besar biaya transfortasi ketimbang barang yang dibelinya," tutur Suryana kepada wartawan, Sabtu (28/1/2012).
Lanjut Suryana, sebagaian warga sudah mulai mengkonsumsi gadung (jenis umbi beracun dari hutan) yang diolah menjadi makanan pengganti nasi.
"Memang gadung ini sudah biasa dikonsumsi warga, saat musim paceklik tiba," ucapnya.
Sementara camat Cibalong, Eli Suherli mengatakan pihaknya memerintahkan Desa Mekarmukti untuk terus melakukan pendataan warga di Dusun Cadas Bodas yang terancam kelaparan. "Kami terus memantau dan mengusulkan kepada pimpinan, mudah-mudahan bantuan turun secepatnya," tandasnya.
(her/her)
Kepala Desa Mekarmukti, Suryana mengatakan pihaknya sudah menyampaikan laporan kepada pihak Pemerintah Kabupaten Garut terkait kondisi warganya yang terancam kelaparan, namun hingga saat ini bantuan belum juga dikabulkan.
Dia menuturkan bahwa kekurangan pangan tersebut selain merupakan dampak putusnya jembatan gantung Cisanggiri, juga akibat gagalnya panen tahun 2011 lalu. Sementara untuk panen tahun ini masih beberapa bulan kedepan.
"Bahan makanan pokok saat ini sudah habis, menunggu hasil panen berikutnya, memaksakan belanja ke pasar, justru lebih besar biaya transfortasi ketimbang barang yang dibelinya," tutur Suryana kepada wartawan, Sabtu (28/1/2012).
Lanjut Suryana, sebagaian warga sudah mulai mengkonsumsi gadung (jenis umbi beracun dari hutan) yang diolah menjadi makanan pengganti nasi.
"Memang gadung ini sudah biasa dikonsumsi warga, saat musim paceklik tiba," ucapnya.
Sementara camat Cibalong, Eli Suherli mengatakan pihaknya memerintahkan Desa Mekarmukti untuk terus melakukan pendataan warga di Dusun Cadas Bodas yang terancam kelaparan. "Kami terus memantau dan mengusulkan kepada pimpinan, mudah-mudahan bantuan turun secepatnya," tandasnya.
(her/her)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 23/02/2012 15:32 WIB
Berantas Premanisme, Polri Tidak Akan Ragu Gunakan Senjata Api
-
Kamis, 23/02/2012 15:30 WIB
Kader PDIP Pemakai Narkoba akan Dipecat
-
Kamis, 23/02/2012 15:28 WIB
Polri Masih Selidiki Motif Penusukan di RSPAD
-
Kamis, 23/02/2012 15:26 WIB
KPK Buka Peluang Hadirkan Anas di Persidangan Nazaruddin
-
Kamis, 23/02/2012 15:21 WIB
SBY: Perwakilan RI di Luar Negeri Jangan Korslet
-
Kamis, 23/02/2012 10:49 WIB
Perempuan 'Kill Bill' Turut dalam Penyerangan di RSPAD
-
Kamis, 23/02/2012 11:31 WIB
Saksi: Puluhan Pelaku Hanya Kejar Dua Pria Sejak dari Luar RSPAD
-
Kamis, 23/02/2012 14:27 WIB
Survei LSI: Kualitas Personal Prabowo Paling Baik, Hatta Kedua
-
Kamis, 23/02/2012 13:50 WIB
Uhuuy! Sutan Bhatoegana Eksis di Indonesia Fashion Week
-
373 Komentar
-
350 Komentar
-
271 Komentar
-
255 Komentar
Advetorial
Index »
-
Kamis,23/02/2012 15:40 WIB
Ketangguhan Skutik Injeksi Mio J Segera Dijajal
Lapsus
Index »
-
Senin, 20/02/2012 13:08 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Shinta Bachir: Saya Takut Berbalik ke Saya
-
Senin, 20/02/2012 12:24 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Berkencan di Dekat Presiden
-
Rabu, 22/02/2012 13:20 WIB
Kapolda Metro: Silakan Lihat Penangkapan John Kei Berpengaruh Tidak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 473.000
- Rp 603.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)
---125x125.gif)
.gif)
.gif)



