detikcom

Agus Marto Geram Inggris dan Belanda Kirim Sampah Beracun foto

Rista Rama Dhany - detikNews
Sabtu, 28/01/2012 18:17 WIB
Limbah B3 di j Priok (Rista/ detikcom)
Jakarta Menteri Keuangan Agus Martawardojo menyesalkan Inggris dan Belanda tidak mentaati Basel Contention yang diratifikasi sendiri oleh kedua negara tersebut dengan mengirim besi rongsokan beracun.

"Kalau kedua negera tersebut mentaati isi Basel Convention, seharusnya Inggris dan Belanda melaporkan apa yang dikirimkan ke Indonesia, karena yang di impor tersebut merupakan limbah yang terindikasi mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3)," ucap Agus, saat meninjau 113 kontainer berisikan steel scrap milik PT HHS yang disita Bea Cukai, di Pelabuhan Koja, Sabtu (28/1/2012).

Menurut Agus, pemerintah akan melanjutkan masalah ini dengan menyampaikan surat terkait dengan importasi limbah non B3 yang terkontaminasi limbah B3 dan sampah ini kepada Kedutaan Belanda dan inggris.

"Kita akan meminta penjelasan mengenai outward manifest dari pengirim barang tersebut," ucap Agus.

Pasalnya menurut Agus, jika berdasarkan Basel Convention yang telah diratifikasi masing-masing negara termasuk Indonesia. Apabila data dalam outward manifest tersebut memang disebutkan berupa limbah maka harus ada konfirmasi terlebih dahulu kepada negara tujuan ekspor (indonesia).

Agus juga sangat 'geram' karena banyak negara tetangga Indonesia, dimana negara tersebut menolak barang impor limbah atau barang yang tidak boleh masuk ke negaranya tetapi dimasukkan ke Indonesia.

"Banyak negara tetangga kita seperti itu, kita sangat sayang kan sekali," keluh Agus.

(ang/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini