
113 Kontainer Isi Sampah Beracun Masuk ke Indonesia
Sabtu, 28/01/2012 18:13 WIB
Limbah B3 (Rista/ detikcom)
Jakarta
Jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil mengamankan 113 kontainer asal Inggris dan Belanda, berisikan sampah-sampah besi dari berbagai macam perabotan (steel scrap) masuk ke Indonesia melalui pelabuhan Tanjung Priok yang diimpor oleh PT HHS.
Menurut Dirjen Bea Cukai, Agung Kuswandono, mengatakan dari 113 kontainer tersebut, 89 berasal dari inggris dan 24 berasal dari Belanda.
"Semua izin pada dasarnya terpenuhi, izin penilai juga menuliskan barang dalam kontainer bisa masuk ke Indonesia, namun ada kecurigaan jajaran kami, dan setelah dibuka, terindikasi melanggar UU Kepabeanan," kata Agung, di Pelabuhan Koja, Sabtu (28/1/2012).
Namun setelah melalui pemeriksaan lebih lanjut, pihaknya menduga kuat steel scrap tersebut mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
"Kami duga kuat steel scrap tersebut berbahaya karena diduga mengandung B3 yang dilarang masuk ke Indonesia," ucapnya.
Menurut Agung, Importir yang menddatangkan barang tersebut adalah PT HHS yang tujuannya untuk mendaur ulang sehingga bisa dibuar produk-produk besi.
"Masuknya kontainer tersebut secara bertahap, yakni sejak 28/11/2011 hingga 6/12/2011. Pada 20 Januari 2012 kami tetapkan sebagai barang yang melanggar Uu Kepabeanan," tuturnya.
Ditambahkan Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya, pada dasarnya steel scrap tidak dilarang masuk di Indonesia.
"Namun persyaratannya harus aman, dan bersih, tapi inikan terlihat seperti sampah, ada yang basah dan kering, bahkan mengeluarkan cairan dan bau tak sedap, ini jelas sudah melanggar peraturan perundang-undangan," kata Balthasar.
Menurutnya, memang perlu pemeriksaan lebih lanjut, namun dugaan kuat, isi kontainer tersebut sudah melanggar, UU Kepabeanan, UU perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan, UU Sampah dan lainnya.
"Pada dasarnya kami (pemerintah) walcome terhadap siapapun yang ingin membangun negeri ini, namun hotmatilah UU kami, Hormatilah negara kami, karena kami bukan negara penerima sampah seperti sekarang ini bahkan berbahaya karena mengandung limbah B3," tandasnya.
(ang/ang)
Menurut Dirjen Bea Cukai, Agung Kuswandono, mengatakan dari 113 kontainer tersebut, 89 berasal dari inggris dan 24 berasal dari Belanda.
"Semua izin pada dasarnya terpenuhi, izin penilai juga menuliskan barang dalam kontainer bisa masuk ke Indonesia, namun ada kecurigaan jajaran kami, dan setelah dibuka, terindikasi melanggar UU Kepabeanan," kata Agung, di Pelabuhan Koja, Sabtu (28/1/2012).
Namun setelah melalui pemeriksaan lebih lanjut, pihaknya menduga kuat steel scrap tersebut mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
"Kami duga kuat steel scrap tersebut berbahaya karena diduga mengandung B3 yang dilarang masuk ke Indonesia," ucapnya.
Menurut Agung, Importir yang menddatangkan barang tersebut adalah PT HHS yang tujuannya untuk mendaur ulang sehingga bisa dibuar produk-produk besi.
"Masuknya kontainer tersebut secara bertahap, yakni sejak 28/11/2011 hingga 6/12/2011. Pada 20 Januari 2012 kami tetapkan sebagai barang yang melanggar Uu Kepabeanan," tuturnya.
Ditambahkan Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya, pada dasarnya steel scrap tidak dilarang masuk di Indonesia.
"Namun persyaratannya harus aman, dan bersih, tapi inikan terlihat seperti sampah, ada yang basah dan kering, bahkan mengeluarkan cairan dan bau tak sedap, ini jelas sudah melanggar peraturan perundang-undangan," kata Balthasar.
Menurutnya, memang perlu pemeriksaan lebih lanjut, namun dugaan kuat, isi kontainer tersebut sudah melanggar, UU Kepabeanan, UU perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan, UU Sampah dan lainnya.
"Pada dasarnya kami (pemerintah) walcome terhadap siapapun yang ingin membangun negeri ini, namun hotmatilah UU kami, Hormatilah negara kami, karena kami bukan negara penerima sampah seperti sekarang ini bahkan berbahaya karena mengandung limbah B3," tandasnya.
(ang/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 23/02/2012 03:00 WIB
Avanza Sruduk 5 Bajaj di Tebet
-
Kamis, 23/02/2012 02:01 WIB
Wow! Earth Hour 2012 Menghemat 5.580 MW Listrik di Indonesia
-
Kamis, 23/02/2012 02:00 WIB
18 Kota di Indonesia Berpartisipasi di Gerakan Earth Hour 2012
-
Kamis, 23/02/2012 01:33 WIB
Prangko Seri PON XVIII Diluncurkan di Bandung
-
Kamis, 23/02/2012 01:27 WIB
Satwa Liar Dijual Terbuka di Palembang
-
Kamis, 23/02/2012 00:40 WIB
Anggota DPR: Saya Hanya Dorong Petugas Bea Cukai, Silahkan Lapor Polisi!
-
Kamis, 23/02/2012 02:57 WIB
Avanza Sruduk 5 Bajaj di Tebet
-
Kamis, 23/02/2012 00:13 WIB
Beredar di BBM Tampar Petugas Bea dan Cukai, Anggota DPR Bantah
-
Rabu, 22/02/2012 14:12 WIB
Mengejutkan! Nazaruddin Tidak Cecar Andi Mallarangeng
-
371 Komentar
-
349 Komentar
-
271 Komentar
-
255 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 20/02/2012 13:08 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Shinta Bachir: Saya Takut Berbalik ke Saya
-
Senin, 20/02/2012 12:24 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Berkencan di Dekat Presiden
-
Rabu, 22/02/2012 13:20 WIB
Kapolda Metro: Silakan Lihat Penangkapan John Kei Berpengaruh Tidak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 870.000
- Rp 603.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)
.gif)
.gif)



