detikcom

Cegah Korupsi, Marzuki Minta BPKP Diaktifkan Kembali

Ramadhian Fadillah - detikNews
Minggu, 09/10/2011 23:04 WIB
Jakarta Ketua DPR Marzuki Alie menegaskan bahwa memberantasan korupsi bukan hanya tugas KPK. Marzuki pun menyadari bahwa tindakan pencegahan lebih penting dari penindakan.

Untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi, Marzuki pun mengusulkan agar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kembali diaktifkan.

"Pemerintah harus mengaktifkan kembali BPKP, itukan lembaga pengawasan internal, tetapi sekarang fungsinya hanya sebagai konsultan pemerintah daerah," ujar Marzuki kepada wartawan.

Hal itu disampaikan dia usai diskusi bertajuk 'Realistiskah KPK Dibubarkan?' yang digelar di RM Bumbu Desa Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (9/10/2011).

Menurut politisi Partai Demokrat ini (PD) peran BPKP saat ini hanya menjadi konsultan daerah untuk mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian dari BPK. Padahal wajar tanpa pengecualian itu belum tentu ada tidak ada korupsi.

"Karena hanya benar di proses dan penyusunannnya. Kita tidak tahu di dalamnya ada korupsi atau tidak. Makanya peran BPKP jadi konsultan saja, jangan hanya andalkan BPK saja," terangnya.

Selain itu, Marzuki juga kembali melontarkan wacana pembatasan transaksi tunai. Wakil Ketua dewan Pembina PD ini mengusulkan transaksi di atas Rp 5 juta harus melalui perbankkan.

"Jadi kalau kita beli mobil atau apa yang di atas Rp 5 juta harus melalui bank.

Menurutnya bila semua transaksi melalui perbankkan maka akan semakin mempersempit ruang untuk terjadinya gratifikasi. "Nanti gratifikasi jadi semakin sulit karena orang tidak bisa bawa uang se tas atau sekarung lagi," terangnya.

Setelah itu, pembuktian terbalik dalam kasus tindak pidana korupsi juga harus diterapkan. Hal ini untuk semakin mempersulit korupsi. "Pembuktian terbalik harus juga diterapkan," imbuhnya.

Menanggapi hal ini Wakil Ketua KPK Bibit S Riyanto yang juga hadir dalam acara tersebut menyambut positif usulan Marzuki Alie. Bibit mengapresiasi ide pembatasan tranksi tunai.

"Ide soal perbankkan itu saya setuju sekali, karena kita dapat informasi data-data dari transaksi perbankkan," jawab Bibit singkat.

(her/her)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini