
Daftar Kekayaan Politisi-politisi Elite PKS
Kamis, 24/03/2011 12:21 WIB
Jakarta
Kisruh internal PKS ditiup oleh pendiri PK (Partai Keadilan), Yusuf Supendi. Politisi sepuh itu melaporkan dugaan penggelapan dana/korupsi oleh elite politisi muda PKS. Sebenarnya sekaya apa para politisi muda PKS?
Dua politisi muda PKS yang 'diserang' Yusuf Supendi adalah Sekjen DPP PKS yang saat ini menjabat wakil ketua DPR Anis Matta dan Wasekjen DPP PKS yang kini menjabat ketua komisi I DPR Mahfudz Siddiq.
Anis dituduh melakukan penggelapan dana, sementara Mahfudz Siddiq dituduh melakukan poligami secara tidak sah. Atas tuduhan Yusuf ini, keduanya telah tegas membantah.
Anis Matta dan Mahfudz Siddiq merupakan dua politisi PKS yang memang sedang naik daun. Keduanya dominan dalam pembuatan keputusan PKS saat ini. Berapa sebenarnya kekayaan dua politisi ini?
Tidak sulit untuk menemukan data kekayaan keduanya, karena mereka adalah pejabat negara. Salah satu sumber data kekayaan mereka bisa didapatkan dari Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada KPK. Data ini terbuka untuk publik.
Dalam data LHKPN yang didapatkan detikcom, Kamis (24/3/2011), Anis Matta diketahui melaporkan data kekayaannya terakhir pada 7 Desember 2009. Di LHKPN, Anis Matta menulis memiliki dua istri yakni Anaway Irianti Mansyur dan Szilvia Fabula.
Total kekayaan Anis cukup banyak: Rp. 6.479.720.000 dan U$ 10 ribu. Politisi kelahiran Bone 17 Desember 1968 itu memiliki sejumlah harta tidak bergerak. Umumnya berupa tanah yang paling banyak terdapat di Kota Kendari Sulawesi Tengah. Anis mendapatkan tanah itu dari warisan, hibah, dan juga hasil sendiri. Hibah terbesar tanah 20.000 m2 di Kendari. Total kekayaan harta tidak bergerak Rp 5,7 miliar.
Sedang harta bergerak berupa Toyota Harrier 2008, Toyota kijang 2000, Honda Supra 1996. Total harga bergerak Rp 245 juta.
Mahfudz Siddiq melaporkan LHKPN terbaru pada November 2009. Dalam laporannya, Mahfudz yang disebut Yusuf Supendi memiliki dua istri, ternyata hanya menuliskan satu istri, atas nama Triyekti Kusumaningsih.
Total kekayaan yang dimiliki politisi muda PKS kelahiran 25 september 1966 itu, Rp 1.141.800.000 Dan U$ 2.500. Harta tidak bergerak yang dimiliki Mahfudz berupa tanah dan bangunan yang umumnya berada di Kota Bekasi berasal dari usaha sendiri dan warisan. Total harta tidak bergerak yang dimiliki Mahfudz Rp 260 juta.
Sedang harta bergerak, Mahfudz memiliki Honda CRV 2009, Suzuki APV 2008, Suzuki APV 2004, dan motor Nouvo 2003. Total harga bergerak Rp 791 juta. Mahfudz juga memiliki utang Rp 245 juta.
Satu lagi politisi PKS muda yang naik daun adalah Fahri Hamzah. Fahri yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua Komisi III DPR itu memang tidak disebut bermasalah oleh Yusuf Supendi. Namun, Fahri diketahui termasuk politisi muda yang sangat dekat dengan Anis Matta.
Dalam LHKPN yang ia laporkan pada 30 November 20009, Fahri melaporkan total kekayaannya Rp
3.164.459.559. Dia memiliki satu istri bernama Farida Briani, yang berprofesi sebagai dokter bedah.
Mantan Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ini memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan. Sebagian dari tanah-tanah tersebut dia dapatkan dari hibah.
Harta kekayaan tak bergerak milik Fahri, antara lain tanah seluas 1.287 m2 dan 698 m2 di kota Bekasi yang berasal dari hibah, perolehan dari tahun 1992 sampai dengan 2003. Ada juga tanah di Bogor berasal dari hibah. Total harta tidak bergerak yang dimiliki Fahri Rp 2.539.056.000
Sedang harta bergerak, yang dimiliki politisi muda kelahiran Sumbawa 10 Oktober 1971 berupa alat transportasi dan lainnya, yakni Toyota Alphard, Nissan Terrano, Nissa Serena, dan Ford Escape. Total harta bergerak yang dimiliki Fahri Rp 540 juta.
(ndr/asy)
Dua politisi muda PKS yang 'diserang' Yusuf Supendi adalah Sekjen DPP PKS yang saat ini menjabat wakil ketua DPR Anis Matta dan Wasekjen DPP PKS yang kini menjabat ketua komisi I DPR Mahfudz Siddiq.
Anis dituduh melakukan penggelapan dana, sementara Mahfudz Siddiq dituduh melakukan poligami secara tidak sah. Atas tuduhan Yusuf ini, keduanya telah tegas membantah.
Anis Matta dan Mahfudz Siddiq merupakan dua politisi PKS yang memang sedang naik daun. Keduanya dominan dalam pembuatan keputusan PKS saat ini. Berapa sebenarnya kekayaan dua politisi ini?
Tidak sulit untuk menemukan data kekayaan keduanya, karena mereka adalah pejabat negara. Salah satu sumber data kekayaan mereka bisa didapatkan dari Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada KPK. Data ini terbuka untuk publik.
Dalam data LHKPN yang didapatkan detikcom, Kamis (24/3/2011), Anis Matta diketahui melaporkan data kekayaannya terakhir pada 7 Desember 2009. Di LHKPN, Anis Matta menulis memiliki dua istri yakni Anaway Irianti Mansyur dan Szilvia Fabula.
Total kekayaan Anis cukup banyak: Rp. 6.479.720.000 dan U$ 10 ribu. Politisi kelahiran Bone 17 Desember 1968 itu memiliki sejumlah harta tidak bergerak. Umumnya berupa tanah yang paling banyak terdapat di Kota Kendari Sulawesi Tengah. Anis mendapatkan tanah itu dari warisan, hibah, dan juga hasil sendiri. Hibah terbesar tanah 20.000 m2 di Kendari. Total kekayaan harta tidak bergerak Rp 5,7 miliar.
Sedang harta bergerak berupa Toyota Harrier 2008, Toyota kijang 2000, Honda Supra 1996. Total harga bergerak Rp 245 juta.
Mahfudz Siddiq melaporkan LHKPN terbaru pada November 2009. Dalam laporannya, Mahfudz yang disebut Yusuf Supendi memiliki dua istri, ternyata hanya menuliskan satu istri, atas nama Triyekti Kusumaningsih.
Total kekayaan yang dimiliki politisi muda PKS kelahiran 25 september 1966 itu, Rp 1.141.800.000 Dan U$ 2.500. Harta tidak bergerak yang dimiliki Mahfudz berupa tanah dan bangunan yang umumnya berada di Kota Bekasi berasal dari usaha sendiri dan warisan. Total harta tidak bergerak yang dimiliki Mahfudz Rp 260 juta.
Sedang harta bergerak, Mahfudz memiliki Honda CRV 2009, Suzuki APV 2008, Suzuki APV 2004, dan motor Nouvo 2003. Total harga bergerak Rp 791 juta. Mahfudz juga memiliki utang Rp 245 juta.
Satu lagi politisi PKS muda yang naik daun adalah Fahri Hamzah. Fahri yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua Komisi III DPR itu memang tidak disebut bermasalah oleh Yusuf Supendi. Namun, Fahri diketahui termasuk politisi muda yang sangat dekat dengan Anis Matta.
Dalam LHKPN yang ia laporkan pada 30 November 20009, Fahri melaporkan total kekayaannya Rp
3.164.459.559. Dia memiliki satu istri bernama Farida Briani, yang berprofesi sebagai dokter bedah.
Mantan Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ini memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan. Sebagian dari tanah-tanah tersebut dia dapatkan dari hibah.
Harta kekayaan tak bergerak milik Fahri, antara lain tanah seluas 1.287 m2 dan 698 m2 di kota Bekasi yang berasal dari hibah, perolehan dari tahun 1992 sampai dengan 2003. Ada juga tanah di Bogor berasal dari hibah. Total harta tidak bergerak yang dimiliki Fahri Rp 2.539.056.000
Sedang harta bergerak, yang dimiliki politisi muda kelahiran Sumbawa 10 Oktober 1971 berupa alat transportasi dan lainnya, yakni Toyota Alphard, Nissan Terrano, Nissa Serena, dan Ford Escape. Total harta bergerak yang dimiliki Fahri Rp 540 juta.
(ndr/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 23/02/2012 03:00 WIB
Avanza Sruduk 5 Bajaj di Tebet
-
Kamis, 23/02/2012 02:01 WIB
Wow! Earth Hour 2012 Menghemat 5.580 MW Listrik di Indonesia
-
Kamis, 23/02/2012 01:33 WIB
Prangko Seri PON XVIII Diluncurkan di Bandung
-
Kamis, 23/02/2012 01:27 WIB
Satwa Liar Dijual Terbuka di Palembang
-
Kamis, 23/02/2012 00:45 WIB
Pasukan Tambahan Merapat ke LP Kerobokan, 3 Water Canon Bersiaga
-
Kamis, 23/02/2012 00:40 WIB
Anggota DPR: Saya Hanya Dorong Petugas Bea Cukai, Silahkan Lapor Polisi!
-
Kamis, 23/02/2012 00:13 WIB
Beredar di BBM Tampar Petugas Bea dan Cukai, Anggota DPR Bantah
-
Rabu, 22/02/2012 14:12 WIB
Mengejutkan! Nazaruddin Tidak Cecar Andi Mallarangeng
-
Rabu, 22/02/2012 12:03 WIB
Hotman Paris Jebak Andi dengan Ferrari di Sidang Nazar
-
371 Komentar
-
349 Komentar
-
271 Komentar
-
255 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 20/02/2012 13:08 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Shinta Bachir: Saya Takut Berbalik ke Saya
-
Senin, 20/02/2012 12:24 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Berkencan di Dekat Presiden
-
Rabu, 22/02/2012 13:20 WIB
Kapolda Metro: Silakan Lihat Penangkapan John Kei Berpengaruh Tidak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 603.000
- Rp 473.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)
.gif)
.gif)



