
Inilah Hasil Kunjungan Panja Pramuka DPR ke Jepang dan Korsel
Rabu, 22/09/2010 04:50 WIB
Jakarta
Selain ke Afrika Selatan, Panja Pramuka DPR RI juga mengadakan studi banding ke Jepang dan Korea Selatan. Apa saja hasil yang didapat di dua negara yang dipilih karena gerakan kepramukaannya maju tersebut?
"Yang paling utama adalah kemandirian dalam mencari dana," ujar anggota Panja Pramuka DPR Hetifah Sjaifudian, kepada detikcom, Selasa (21/9/2010) malam.
Hetifah menjelaskan pramuka di dua negara tersebut menjual berbagai suvenir. Mereka juga menyewakan gedung dan fasilitas lainnya. Sehingga tidak terlalu bergantung pada pembiayaan dari pemerintah.
"Penjualan suvenir tersebut bisa menutupi sekitar 30 persen dari kebutuhan mereka. Memang masih ditunjang oleh iuran anggota," terang politisi Partai Golkar tersebut.
Selain itu Hetifah pun salut dengan komitmen anggota parlemen di sana untuk mendukung anggota pramuka. Di sana para anggota parlemen aktif mengikuti gerakan pramuka, bahkan tergabung dalam persatuan parlemen pramuka dunia.
"Sifatnya lintas komisi. Bisa bidang kepemudaan atau lingkungan hidup seperti konservasi dan menyelamatkan cagar budaya, bisa juga di komisi yang lain," terang dia.
Selain itu, pemilihan seragam pramuka di sana juga menjadi masukan bagi para anggota Dewan tersebut. Menurut dia, seragam pramuka di sana simpel dan nyaman. Selain itu juga disesuaikan dengan tingkatan pramuka tersebut.
"Kalau misalnya untuk SD itu lebih cerah. Kalau sehari-hari simpel," ujar Hetifah yang sempat membeli seragam pramuka ala negeri matahari terbit ini.
Namun pramuka di 2 negara tersebut juga mengalami permasalahan yang hampir sama dengan di Indonesia. Menurutnya, untuk tingkatan SD dan SMP, pramuka sangat diminati. Tapi untuk SMA, peminatnya turun.
"Mungkin karena di Jepang, setelah SMA masuk perguruan tinggi itu sulit sekali, jadi fokus pada pelajaran. Kalau di Korea usia 20 tahun kan sudah harus ikut wajib militer," terang dia.
Hetifah dan rombongan Panja Pramuka Komisi X DPR RI berangkat tanggal 14 hingga 16 September 2010. Mereka mengunjungi parlemen serta kwarnas Jepang dan Korea.
(rdf/lrn)
"Yang paling utama adalah kemandirian dalam mencari dana," ujar anggota Panja Pramuka DPR Hetifah Sjaifudian, kepada detikcom, Selasa (21/9/2010) malam.
Hetifah menjelaskan pramuka di dua negara tersebut menjual berbagai suvenir. Mereka juga menyewakan gedung dan fasilitas lainnya. Sehingga tidak terlalu bergantung pada pembiayaan dari pemerintah.
"Penjualan suvenir tersebut bisa menutupi sekitar 30 persen dari kebutuhan mereka. Memang masih ditunjang oleh iuran anggota," terang politisi Partai Golkar tersebut.
Selain itu Hetifah pun salut dengan komitmen anggota parlemen di sana untuk mendukung anggota pramuka. Di sana para anggota parlemen aktif mengikuti gerakan pramuka, bahkan tergabung dalam persatuan parlemen pramuka dunia.
"Sifatnya lintas komisi. Bisa bidang kepemudaan atau lingkungan hidup seperti konservasi dan menyelamatkan cagar budaya, bisa juga di komisi yang lain," terang dia.
Selain itu, pemilihan seragam pramuka di sana juga menjadi masukan bagi para anggota Dewan tersebut. Menurut dia, seragam pramuka di sana simpel dan nyaman. Selain itu juga disesuaikan dengan tingkatan pramuka tersebut.
"Kalau misalnya untuk SD itu lebih cerah. Kalau sehari-hari simpel," ujar Hetifah yang sempat membeli seragam pramuka ala negeri matahari terbit ini.
Namun pramuka di 2 negara tersebut juga mengalami permasalahan yang hampir sama dengan di Indonesia. Menurutnya, untuk tingkatan SD dan SMP, pramuka sangat diminati. Tapi untuk SMA, peminatnya turun.
"Mungkin karena di Jepang, setelah SMA masuk perguruan tinggi itu sulit sekali, jadi fokus pada pelajaran. Kalau di Korea usia 20 tahun kan sudah harus ikut wajib militer," terang dia.
Hetifah dan rombongan Panja Pramuka Komisi X DPR RI berangkat tanggal 14 hingga 16 September 2010. Mereka mengunjungi parlemen serta kwarnas Jepang dan Korea.
(rdf/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 23/02/2012 15:15 WIB
Diklat Kader PDIP Bukan Tiket Jadi Pejabat
-
Kamis, 23/02/2012 15:12 WIB
Tak Ada Tekanan Internasional untuk Evakuasi Napi Asing
-
Kamis, 23/02/2012 15:09 WIB
Keluarga Histeris Saat Jenazah Korban RSPAD Dimasukkan ke Peti
-
Kamis, 23/02/2012 15:03 WIB
Diawasi Menkum, 2 Polisi Negosiasi dengan Pentolan Napi LP Kerobokan
-
Kamis, 23/02/2012 14:59 WIB
LSM Minta KY Tolak Calon Hakim Agung yang Gagal Seleksi Tahun Lalu
-
Kamis, 23/02/2012 10:49 WIB
Perempuan 'Kill Bill' Turut dalam Penyerangan di RSPAD
-
Kamis, 23/02/2012 14:22 WIB
Abdul Kadir Karding Dicopot Dari Ketua Komisi VIII
-
Kamis, 23/02/2012 13:50 WIB
Uhuuy! Sutan Bhatoegana Eksis di Indonesia Fashion Week
-
Kamis, 23/02/2012 11:31 WIB
Saksi: Puluhan Pelaku Hanya Kejar Dua Pria Sejak dari Luar RSPAD
-
373 Komentar
-
350 Komentar
-
271 Komentar
-
255 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 20/02/2012 13:08 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Shinta Bachir: Saya Takut Berbalik ke Saya
-
Senin, 20/02/2012 12:24 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Berkencan di Dekat Presiden
-
Rabu, 22/02/2012 13:20 WIB
Kapolda Metro: Silakan Lihat Penangkapan John Kei Berpengaruh Tidak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 473.000
- Rp 603.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)
---125x125.gif)
.gif)
.gif)



