
Menlu: Jangan Sampai Reputasi Indonesia di ASEAN Rusak
Rabu, 01/09/2010 06:38 WIB
Jakarta
Reputasi Indonesia sebagai negara penengah konflik di ASEAN selama ini sudah cukup bagus. Demi menjaga citra itu, Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa menginginkan penyelesaian konflik dengan Malaysia harus dilakukan dengan cara damai.
Marty dan jajaran Kementerian Luar Negeri tengah menuai sejumlah kritik terkait diplomasi dengan Malaysia yang dianggap cukup lemah. Termasuk di dalamnya pengiriman nota protes yang dinilai sangat kurang mengingat besarnya permasalahan.
Namun Marty menilai langkah yang diambil pihaknya sejauh ini sudah cukup tepat. Pasalnya Mantan Dubes Indonesia untuk Inggris Raya ini memang tidak mau menggunakan cara konfrontasi terbuka, mengingat selama ini Indonesia sudah dikenal luas sebagai penengah ketika ada negara anggota ASEAN yang berkonflik.
"Bagaimana kita menangani masalah ini jangan hanya dilihat dari sudut pandang bilateral saja. Indonesia selama ini sering sekali menjadi penengah ketika ada negara ASEAN yang berkonflik. Nah ketika kita kini terlibat dalam konflik, kita harus membuktikan mampu menyelesaikan konflik dengan damai," ujar Marty dalam rapat dengan pendapat umum Komisi I dengan jajaran menteri Menko Polhukam, Rabu (1/9/2010) dini hari.
"Tahun 2011 depan kita adalah tuan rumah ASEAN Economic Council (AEC) sekaligus menjadi pemimpin ASEAN sepanjang tahun depan. Sikap kita sekarang akan cukup menentukan," lanjutnya.
(anw/anw)
Marty dan jajaran Kementerian Luar Negeri tengah menuai sejumlah kritik terkait diplomasi dengan Malaysia yang dianggap cukup lemah. Termasuk di dalamnya pengiriman nota protes yang dinilai sangat kurang mengingat besarnya permasalahan.
Namun Marty menilai langkah yang diambil pihaknya sejauh ini sudah cukup tepat. Pasalnya Mantan Dubes Indonesia untuk Inggris Raya ini memang tidak mau menggunakan cara konfrontasi terbuka, mengingat selama ini Indonesia sudah dikenal luas sebagai penengah ketika ada negara anggota ASEAN yang berkonflik.
"Bagaimana kita menangani masalah ini jangan hanya dilihat dari sudut pandang bilateral saja. Indonesia selama ini sering sekali menjadi penengah ketika ada negara ASEAN yang berkonflik. Nah ketika kita kini terlibat dalam konflik, kita harus membuktikan mampu menyelesaikan konflik dengan damai," ujar Marty dalam rapat dengan pendapat umum Komisi I dengan jajaran menteri Menko Polhukam, Rabu (1/9/2010) dini hari.
"Tahun 2011 depan kita adalah tuan rumah ASEAN Economic Council (AEC) sekaligus menjadi pemimpin ASEAN sepanjang tahun depan. Sikap kita sekarang akan cukup menentukan," lanjutnya.
(anw/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 23/02/2012 03:16 WIB
Anis Matta: Kerunyaman Politik Mengarah ke Distrust Society
-
Kamis, 23/02/2012 03:00 WIB
Avanza Sruduk 5 Bajaj di Tebet
-
Kamis, 23/02/2012 02:01 WIB
Wow! Earth Hour 2012 Menghemat 5.580 MW Listrik di Indonesia
-
Kamis, 23/02/2012 02:00 WIB
18 Kota di Indonesia Berpartisipasi di Gerakan Earth Hour 2012
-
Kamis, 23/02/2012 01:33 WIB
Prangko Seri PON XVIII Diluncurkan di Bandung
-
Kamis, 23/02/2012 00:40 WIB
Anggota DPR: Saya Hanya Dorong Petugas Bea Cukai, Silahkan Lapor Polisi!
-
Kamis, 23/02/2012 02:57 WIB
Avanza Sruduk 5 Bajaj di Tebet
-
Kamis, 23/02/2012 00:13 WIB
Beredar di BBM Tampar Petugas Bea dan Cukai, Anggota DPR Bantah
-
Rabu, 22/02/2012 14:12 WIB
Mengejutkan! Nazaruddin Tidak Cecar Andi Mallarangeng
-
371 Komentar
-
349 Komentar
-
271 Komentar
-
255 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 20/02/2012 13:08 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Shinta Bachir: Saya Takut Berbalik ke Saya
-
Senin, 20/02/2012 12:24 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Berkencan di Dekat Presiden
-
Rabu, 22/02/2012 13:20 WIB
Kapolda Metro: Silakan Lihat Penangkapan John Kei Berpengaruh Tidak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 603.000
- Rp 473.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)
.gif)
.gif)



