detikcom

Gempa 7,2 SR di Aceh

Kerusakan di Aceh Minim karena Kondisi Tanah Keras foto

Didit Tri Kertapati - detikNews
Rabu, 07/04/2010 09:35 WIB
Jakarta Gempa berkekuatan 7,2 SR yang berpusat di Sinabang, Pulau Simeuleu, Provinsi Nangroe Aceh Darusalam (NAD), tidak menimbulkan kerusakan yang parah. Hal ini berbeda dengan gempa di Padang yang meluluhlantakkan kota.

Selain faktor magnitude gempa, faktor keadaan tanah yang lembut atau keras juga sangat mempengaruhi kerusakan yang ditimbulkan gempa.

"Ketika gempa di Padang, itu terjadi di daerah yang tanahnya lembut, terbukti dengan adanya likuifaksi," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Dr Fauzi kepada detikcom, Rabu (7/4/2010).

Likuifaksi (liquefaction) adalah suatu proses atau kejadian berubahnya sifat tanah dari keadaan padat menjadi keadaan cair, yang disebabkan oleh beban siklik pada waktu terjadi gempa sehingga tekanan air pori meningkat mendekati atau melampaui tegangan vertikal.
 
Fauzi menuturkan, dengan kondisi tanah yang lembut dan gembur maka ketika terjadi guncangan yang kuat, tanah naik ke atas seperti air dan kemudian merubuhkan bangunan yang ada di atasnya. Kondisi tanah di Sinabang sendiri cenderung keras. "Lebih banyak tanah kapur," jelasnya.

Hingga kini belum ada laporan korban jiwa yang jatuh di Sinabang. Laporan yang masuk hanya sejumlah bangunan retak dan tiang listrik roboh. Sedikitnya 8 orang dirawat di RSUD Simeuleu. (ddt/nrl)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini