
Ketua DPR: Kasus Century Ada Kebocoran yang Disengaja
Selasa, 29/09/2009 05:30 WIB
Jakarta
Meski belum terlalu rinci, Ketua DPR Agung Laksono mengungkap sedikit isi laporan audit BPK atas kasus Bank Century. Menurutnya, memang benar ada kebocoran-kebocoran yang disengaja.
"Laporan cukup komprehensif, termasuk kebocoran-kebocoran yang disengaja, dari segi peranan BI, pemerintahan termasuk dari LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), hanya belum bisa memberikan laporan secara detail termasuk aliran-aliran dana," ujar Agung.
Hal ini disampaikannya, di sela-sela acara pertemuan DPD I dan DPD II Golkar se-Jawa Barat di Hotel Crowne, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2009) malam.
Agung menjelaskan, laporan hasil pemeriksaan BPK sangat menyeluruh dan lengkap. Maka sangat mungkin apabila ditemukan adanya kesalahan maupun keganjilan dalam penanganan kasus Century ini.
"Kemungkinan ada kejanggalan, tapi andaikata ada pasti ketahuan karena begitu sistematis laporannya dan detail dari pihak BPK audit investigatifnya," jelasnya.
Agung menambahkan, pengusutan kasus Century ini tidak akan selesai dalam satu periode. Untuk langkah selanjutnya, anggota DPR baru mesti membentuk dibentuk pansus dan komisi terkait.
"Mungkin akan dilanjutkan di DPR yang akan datang, mungkin akan dipansuskan. Nanti akan ditindaklanjuti oleh komisi terkait atau komisi 11," imbuh politisi Golkar ini.
"Laporan ini masih awal, pejabat yang ditanya, BI, Depkeu, LPS dan pejabat Century. Kalau ada kecurangan pasti ketahuan, saya berharap DPR selanjutnya akan menindaklanjuti," pungkasnya.
(ape/ape)
"Laporan cukup komprehensif, termasuk kebocoran-kebocoran yang disengaja, dari segi peranan BI, pemerintahan termasuk dari LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), hanya belum bisa memberikan laporan secara detail termasuk aliran-aliran dana," ujar Agung.
Hal ini disampaikannya, di sela-sela acara pertemuan DPD I dan DPD II Golkar se-Jawa Barat di Hotel Crowne, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2009) malam.
Agung menjelaskan, laporan hasil pemeriksaan BPK sangat menyeluruh dan lengkap. Maka sangat mungkin apabila ditemukan adanya kesalahan maupun keganjilan dalam penanganan kasus Century ini.
"Kemungkinan ada kejanggalan, tapi andaikata ada pasti ketahuan karena begitu sistematis laporannya dan detail dari pihak BPK audit investigatifnya," jelasnya.
Agung menambahkan, pengusutan kasus Century ini tidak akan selesai dalam satu periode. Untuk langkah selanjutnya, anggota DPR baru mesti membentuk dibentuk pansus dan komisi terkait.
"Mungkin akan dilanjutkan di DPR yang akan datang, mungkin akan dipansuskan. Nanti akan ditindaklanjuti oleh komisi terkait atau komisi 11," imbuh politisi Golkar ini.
"Laporan ini masih awal, pejabat yang ditanya, BI, Depkeu, LPS dan pejabat Century. Kalau ada kecurangan pasti ketahuan, saya berharap DPR selanjutnya akan menindaklanjuti," pungkasnya.
(ape/ape)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 23/02/2012 04:14 WIB
Protes Pemberitaan Soal PD, 9 Politisi Demokrat Lapor ke KPI
-
Kamis, 23/02/2012 03:00 WIB
Avanza Sruduk 5 Bajaj di Tebet
-
Kamis, 23/02/2012 02:01 WIB
Wow! Earth Hour 2012 Menghemat 5.580 MW Listrik di Indonesia
-
Kamis, 23/02/2012 02:00 WIB
18 Kota di Indonesia Berpartisipasi di Gerakan Earth Hour 2012
-
Kamis, 23/02/2012 01:33 WIB
Prangko Seri PON XVIII Diluncurkan di Bandung
-
Kamis, 23/02/2012 00:40 WIB
Anggota DPR: Saya Hanya Dorong Petugas Bea Cukai, Silahkan Lapor Polisi!
-
Kamis, 23/02/2012 02:57 WIB
Avanza Sruduk 5 Bajaj di Tebet
-
Kamis, 23/02/2012 00:13 WIB
Beredar di BBM Tampar Petugas Bea dan Cukai, Anggota DPR Bantah
-
Rabu, 22/02/2012 14:12 WIB
Mengejutkan! Nazaruddin Tidak Cecar Andi Mallarangeng
-
371 Komentar
-
349 Komentar
-
271 Komentar
-
255 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 20/02/2012 13:08 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Shinta Bachir: Saya Takut Berbalik ke Saya
-
Senin, 20/02/2012 12:24 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Berkencan di Dekat Presiden
-
Rabu, 22/02/2012 13:20 WIB
Kapolda Metro: Silakan Lihat Penangkapan John Kei Berpengaruh Tidak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 603.000
- Rp 473.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)
.gif)
.gif)



