
Alfan: Deklarasi Mega-Prabowo Ekstrim Ingin Citrakan Pro Rakyat
Minggu, 24/05/2009 18:10 WIB
Jakarta
Deklarasi duet Mega-Prabowo di TPA Bantar Gebang dinilai terlalu ekstrim ingin mencitrakan pro-rakyat kecil. Cetak biru pro-rakyat versi Mega-Prabowo lebih penting dibading deklarasi yang sifatnya hanya simbolis.
"Kesannya aneh, mengada-ada, bahkan ekstrim. Membela rakyat tidak harus dengan cara deklarasi di sana. Yang penting wacana dan program nyatanya," kata pengamat politik Alfan Alfian dalam wawancara dengan detikcom, Minggu (24/5/2009).
Berikut wawancara dengan Alfan:
Apa tanggapan anda soal deklarasi Mega-Prabowo di Bantar Gebang?
Soal Mega-Prabowo deklarasi tadi cuma simbolis. Ingin beda saja, supaya dicitrakan pro rakyat. Ini kan "perang dagang" politik, kuat-kuatan merek. Saya kira merek Mega-Pro yang paling kontras dibanding SBY-Boediono. Mega-Pro ingin kekontrasan itu menonjol.
Tujuan deklarasi di Bantar Gebang untuk mencitrakan pro rakyat kira-kira berhasil gak?
Tidak sesederhana yang diharapkan. Malah kesannya aneh, mengada-ada, bahkan ekstrim. Membela rakyat tidak harus dengan cara deklarasi di sana. Yang penting wacana dan program nyatanya. Masyarakat ingin kejelasan cetak biru pro-rakyat versi Mega-Pro yang mudah dipahami dan tidak bertele-tele.
Dilihat dari antusias massa yang datang mencapai ribuan orang dan menyatakan mewakili wong cilik, bahkan wong cilik itu diberi kesempatan untuk dialog dengan Mega-Prabowo. Apa ini tidak cukup membantu pencitraan dekat dengan wong cilik?
Itu simbolik saja, massa bisa dikerahkan. Belum cukup, soalnya masih sebatas pada simbolik. Mega-Pro perlu menjelaskan apa-apa yang menjadi kebijakan mereka bila berkuasa. Jelaskan mana yang dianggap sebagai pro-rakyat, biar rakyat yang mengapresiasi.
Pernyataan Prabowo yang ingin menciptakan banyak orang kaya, cukup realistiskah? Apakah bisa memikat wong cilik untuk bersimpati?
Itu pernyataan yang bernada harapan. Persoalannya dengan cara apa dan bagaimana? Soal cara inilah yang ditunggu penjelasannya oleh rakyat. Apa yang membedakan dengan SBY-Boediono, yang sama-sama ingin menyejahterakan rakyat.
Jargon-jargon yang terlalu bombastis membela rakyat, tampaknya malah tidak akan efektif.
Apakah deklarasi ini bisa cukup membantu mengatrol popularitas Mega-Prabowo?
Deklarasi itu belum cukup membantu terkatrolnya popularitas Mega-Pro. Tetapi kalau simbol pro-rakyat itu terus-menerus digenjot dan mengalami pelipatgandaan yang mempengaruhi persepsi publik, maka bisa ampuh juga.
Diperlukan lebih banyak propagandis yang efektif menjelaskan alasan memilih Mega-Pro, yang cukup masuk akal dan simpatik. Kalau tidak, sulit mengalahkan incumbent. Bukankah massa "pejah-gesang" Megawati terbatas?
(iy/anw)
"Kesannya aneh, mengada-ada, bahkan ekstrim. Membela rakyat tidak harus dengan cara deklarasi di sana. Yang penting wacana dan program nyatanya," kata pengamat politik Alfan Alfian dalam wawancara dengan detikcom, Minggu (24/5/2009).
Berikut wawancara dengan Alfan:
Apa tanggapan anda soal deklarasi Mega-Prabowo di Bantar Gebang?
Soal Mega-Prabowo deklarasi tadi cuma simbolis. Ingin beda saja, supaya dicitrakan pro rakyat. Ini kan "perang dagang" politik, kuat-kuatan merek. Saya kira merek Mega-Pro yang paling kontras dibanding SBY-Boediono. Mega-Pro ingin kekontrasan itu menonjol.
Tujuan deklarasi di Bantar Gebang untuk mencitrakan pro rakyat kira-kira berhasil gak?
Tidak sesederhana yang diharapkan. Malah kesannya aneh, mengada-ada, bahkan ekstrim. Membela rakyat tidak harus dengan cara deklarasi di sana. Yang penting wacana dan program nyatanya. Masyarakat ingin kejelasan cetak biru pro-rakyat versi Mega-Pro yang mudah dipahami dan tidak bertele-tele.
Dilihat dari antusias massa yang datang mencapai ribuan orang dan menyatakan mewakili wong cilik, bahkan wong cilik itu diberi kesempatan untuk dialog dengan Mega-Prabowo. Apa ini tidak cukup membantu pencitraan dekat dengan wong cilik?
Itu simbolik saja, massa bisa dikerahkan. Belum cukup, soalnya masih sebatas pada simbolik. Mega-Pro perlu menjelaskan apa-apa yang menjadi kebijakan mereka bila berkuasa. Jelaskan mana yang dianggap sebagai pro-rakyat, biar rakyat yang mengapresiasi.
Pernyataan Prabowo yang ingin menciptakan banyak orang kaya, cukup realistiskah? Apakah bisa memikat wong cilik untuk bersimpati?
Itu pernyataan yang bernada harapan. Persoalannya dengan cara apa dan bagaimana? Soal cara inilah yang ditunggu penjelasannya oleh rakyat. Apa yang membedakan dengan SBY-Boediono, yang sama-sama ingin menyejahterakan rakyat.
Jargon-jargon yang terlalu bombastis membela rakyat, tampaknya malah tidak akan efektif.
Apakah deklarasi ini bisa cukup membantu mengatrol popularitas Mega-Prabowo?
Deklarasi itu belum cukup membantu terkatrolnya popularitas Mega-Pro. Tetapi kalau simbol pro-rakyat itu terus-menerus digenjot dan mengalami pelipatgandaan yang mempengaruhi persepsi publik, maka bisa ampuh juga.
Diperlukan lebih banyak propagandis yang efektif menjelaskan alasan memilih Mega-Pro, yang cukup masuk akal dan simpatik. Kalau tidak, sulit mengalahkan incumbent. Bukankah massa "pejah-gesang" Megawati terbatas?
(iy/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
WawancaraTerbaru
Indeks Wawancara »
-
Senin, 20/02/2012 12:00 WIB
Ruhut Sitompul: KPK Jemput Bola, Kami Antar Bola Tak Lindungi Kader PD
-
Kamis, 16/02/2012 12:44 WIB
Arie Sudjito: Angie 'Dipingpong' karena PD Ingin Melokalisir
-
Rabu, 15/02/2012 14:37 WIB
Mendagri: FPI Sudah Ditegur, Jika Tetap Anarki akan Dibubarkan
-
Selasa, 14/02/2012 09:47 WIB
Eko Hariyanto: Perlu Konsistensi untuk Perbaiki Sistem Lapas
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
-
Kamis, 23/02/2012 10:49 WIB
Perempuan 'Kill Bill' Turut dalam Penyerangan di RSPAD
-
Kamis, 23/02/2012 11:31 WIB
Saksi: Puluhan Pelaku Hanya Kejar Dua Pria Sejak dari Luar RSPAD
-
Kamis, 23/02/2012 14:27 WIB
Survei LSI: Kualitas Personal Prabowo Paling Baik, Hatta Kedua
-
Kamis, 23/02/2012 13:50 WIB
Uhuuy! Sutan Bhatoegana Eksis di Indonesia Fashion Week
-
373 Komentar
-
350 Komentar
-
271 Komentar
-
255 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 20/02/2012 13:08 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Shinta Bachir: Saya Takut Berbalik ke Saya
-
Senin, 20/02/2012 12:24 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Berkencan di Dekat Presiden
-
Rabu, 22/02/2012 13:20 WIB
Kapolda Metro: Silakan Lihat Penangkapan John Kei Berpengaruh Tidak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 473.000
- Rp 603.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)
---125x125.gif)
.gif)
.gif)



