detikcom

Virus Flu Tidak Ditemukan pada Babi, Larangan Impor Tidak Perlu

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 29/04/2009 10:37 WIB
Boston.com
Washington Sejumlah negara mulai memberlakukan larangan impor produk babi Amerika Utara menyusul munculnya wabah flu babi strain baru. Padahal sejauh ini virus baru tersebut tidak ditemukan pada hewan babi.

Virus ini justru menyebar dari manusia ke manusia. Karena itu pejabat-pejabat pemerintah AS dan Kanada menyesalkan larangan impor produk babi tersebut.

"Ini bukan masalah kesehatan hewan atau keamanan makanan. Temuan virus flu H1N1 ini pada manusia. Setiap larangan perdagangan berarti tidak konsisten dengan panduan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE)," tegas Menteri Pertanian AS Tom Vilsack pada konferensi pers di Washington seperti diberitakan Reuters, Rabu (29/4/2009).

Hal senada disampaikan Menteri Perdagangan Kanada Stockwell Day. Dikatakannya, larangan impor tersebut tidak berdasar.

"Flu babi tidak bisa tertular dengan memakan produk daging dan kami menyerukan masyarakat untuk mengikuti panduan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO)," kata Day pada stasiun televisi bisnis Reuters.

Sebelumnya OIE juga menyatakan bahwa istilah flu babi adalah keliru. Sebab virus strain baru ini merupakan gabungan dari virus flu burung, manusia dan babi. Dan sejauh ini belum ada laporan bahwa virus mematikan yang belum pernah ditemukan itu terdapat pada hewan babi.
(ita/iy)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini