
Atlet Bowling Wanita Dipukul Rekannya
Jumat, 24/04/2009 22:24 WIB
Denpasar
Aksi kekerasan terjadi di dunia bowling Indonesia. Seorang atlet bowling wanita Christine (39) dipukul serta dikeroyok oleh rekannya sesama atlet hingga berdarah pada Juli 2008. Namun hingga kini kasus tersebut mandeg di Polsek Kuta, Bali.
Aksi pemukulan ini diduga dilakukan oleh tiga orang atlet bowling, yaitu Miko Pardianto yang saat itu menjabat sebagai Ketua Harian PBI (Persatuan Bowling Indonesia) Bali, Joe King Bing (pembina atlet PON Bowling Bali) dan Perry (atlet pra PON Bowling Bali).
Menurut Christine yang juga Bendahara II PBI Bali, ia mengatakan dipukul dan dikeroyok oleh tiga pelaku di Bowling Center Paradiso, Kuta, pada bulan Juli 2008. Akibatnya, Kristin mengalami luka pada hidung hingga berdarah, memar pada bagian dada dan lengan.
"Awalnya saya ditonjok, didorong, dipegang kemudian dipukul lagi," kata Christine berurai air mata ketika memberikan keterangana kepada wartawan di warung Bendega, jalan Tjokorda Agung Tresna, Denpasar, Jumat (24/4/2009).
Christine yang pernah mengikuti Kejurnas di Palembang dan Surabaya mengatakan bahwa kasus pemukulan itu berawal saat dirinya menolak diajak berbohong perihal bantuan uang sebesar Rp 52 juta yang diberikan oleh Nicholas kepada lima klub boling di Bali.
"Saya tidak mau diajak berbohong untuk mengatakan jumlah sumbangan ke masing-masing klub Rp 10 juta padahal yang disumbangkan hanya Rp 6 juta," kata Christine.
Karena enggan mengikuti keinginan para pelaku itulah, Christine mengaku dianiaya oleh ketiga pelaku. Christine pun melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kuta beserta hasil visum.
Namun, hingga kini kasus tersebut mandeg. Bahkan, Christine yang semula sebagai korban kini telah dijadikan tersangka atas tuduhan mencakar pelaku. "Saya meronta karena saya dipegang dan dipukul," ujar Christine.
Christine pun berusaha sekuat tenaga mencari keadilan dari kasus tersebut. Ia kini telah didampingi pengacara Rienaldo Sudrajat. "Kita meminta kepada Polda Bali agar melakukan penyidika ulang kasus tersebut karena ada indikasi ada ketidakseriusan dari penyidik," kata Reinaldo.
Sementara itu, para pelaku di hadapan rapat pengurus PBI Bali pada 3 Agustus 2008 membantah telah memukul Christine. Disebutkan bawha berita pemukulan terhadap Cristine tidak pernah ada dalam kasus tersebut.
(gds/anw)
Aksi pemukulan ini diduga dilakukan oleh tiga orang atlet bowling, yaitu Miko Pardianto yang saat itu menjabat sebagai Ketua Harian PBI (Persatuan Bowling Indonesia) Bali, Joe King Bing (pembina atlet PON Bowling Bali) dan Perry (atlet pra PON Bowling Bali).
Menurut Christine yang juga Bendahara II PBI Bali, ia mengatakan dipukul dan dikeroyok oleh tiga pelaku di Bowling Center Paradiso, Kuta, pada bulan Juli 2008. Akibatnya, Kristin mengalami luka pada hidung hingga berdarah, memar pada bagian dada dan lengan.
"Awalnya saya ditonjok, didorong, dipegang kemudian dipukul lagi," kata Christine berurai air mata ketika memberikan keterangana kepada wartawan di warung Bendega, jalan Tjokorda Agung Tresna, Denpasar, Jumat (24/4/2009).
Christine yang pernah mengikuti Kejurnas di Palembang dan Surabaya mengatakan bahwa kasus pemukulan itu berawal saat dirinya menolak diajak berbohong perihal bantuan uang sebesar Rp 52 juta yang diberikan oleh Nicholas kepada lima klub boling di Bali.
"Saya tidak mau diajak berbohong untuk mengatakan jumlah sumbangan ke masing-masing klub Rp 10 juta padahal yang disumbangkan hanya Rp 6 juta," kata Christine.
Karena enggan mengikuti keinginan para pelaku itulah, Christine mengaku dianiaya oleh ketiga pelaku. Christine pun melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kuta beserta hasil visum.
Namun, hingga kini kasus tersebut mandeg. Bahkan, Christine yang semula sebagai korban kini telah dijadikan tersangka atas tuduhan mencakar pelaku. "Saya meronta karena saya dipegang dan dipukul," ujar Christine.
Christine pun berusaha sekuat tenaga mencari keadilan dari kasus tersebut. Ia kini telah didampingi pengacara Rienaldo Sudrajat. "Kita meminta kepada Polda Bali agar melakukan penyidika ulang kasus tersebut karena ada indikasi ada ketidakseriusan dari penyidik," kata Reinaldo.
Sementara itu, para pelaku di hadapan rapat pengurus PBI Bali pada 3 Agustus 2008 membantah telah memukul Christine. Disebutkan bawha berita pemukulan terhadap Cristine tidak pernah ada dalam kasus tersebut.
(gds/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 23/02/2012 02:01 WIB
Wow! Earth Hour 2012 Menghemat 5.580 MW Listrik di Indonesia
-
Kamis, 23/02/2012 01:33 WIB
Prangko Seri PON XVIII Diluncurkan di Bandung
-
Kamis, 23/02/2012 01:27 WIB
Satwa Liar Dijual Terbuka di Palembang
-
Kamis, 23/02/2012 00:45 WIB
Pasukan Tambahan Merapat ke LP Kerobokan, 3 Water Canon Bersiaga
-
Kamis, 23/02/2012 00:40 WIB
Anggota DPR: Saya Hanya Dorong Petugas Bea Cukai, Silahkan Lapor Polisi!
-
Kamis, 23/02/2012 00:40 WIB
Anggota DPR: Saya Hanya Dorong Petugas Bea Cukai, Silahkan Lapor Polisi!
-
Kamis, 23/02/2012 00:13 WIB
Beredar di BBM Tampar Petugas Bea dan Cukai, Anggota DPR Bantah
-
Rabu, 22/02/2012 12:03 WIB
Hotman Paris Jebak Andi dengan Ferrari di Sidang Nazar
-
Kamis, 23/02/2012 01:27 WIB
Satwa Liar Dijual Terbuka di Palembang
-
371 Komentar
-
349 Komentar
-
271 Komentar
-
255 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 20/02/2012 13:08 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Shinta Bachir: Saya Takut Berbalik ke Saya
-
Senin, 20/02/2012 12:24 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Berkencan di Dekat Presiden
-
Rabu, 22/02/2012 13:20 WIB
Kapolda Metro: Silakan Lihat Penangkapan John Kei Berpengaruh Tidak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 603.000
- Rp 473.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)
.gif)
.gif)



