
WALHI: Separuh Situ di Jabodetabek Rusak
Sabtu, 28/03/2009 14:38 WIB
Evakuasi korban Situ Gintung. (foto: Bea/Reuters)
Jakarta
Terdapat 193 buah situ di se-antero Jabodetabek yang berfungsi sebagai penampung air hujan. Ironisnya lebih dari separuh fasilitas penting itu tersebut dalam keadaan rusak. Pemerintah harus cepat turun tangan.
Demikian siaran pers Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) yang diterima detikcom, Sabtu (28/3/2009). Siaran pers itu dikirim menanggapi jebolnya tanggul Situ Gintung, Tangerang Selatan, yang menelan puluhan korban jiwa.
"Sebanyak 68 persen situ dalam keadaan rusak," kata Direktur Eksekutif Nasional WALHI, Berry Nahdian Forqan, dalam siaran pers itu.
Kondisi demikian merupakan bukti kelalaian pemerintah menjamin keselamatan jiwa warga. Sebelum terlambat pemerintah harus bergerak cepat mengambil langkah yang dibutuhkan. Mulai dari perbaikan situ, penataan ulang di sepanjang daerah aliran sungai hingga menajemen koordinasi antar jajaran terkait.
Tragedi jebolnya tanggul Situ Gintung harus jadi pelajaran. Tanggul yang dibangun 1932 itu jebol akibat kombinasi antara kelalaian pemeliharaan rutin, pengabaian laporan kerusakan dan alih fungsi lahan pendukung yang tidak terkendali.
"November 2008 bencana sama dalam skala lebih kecil terjadi dan sudah pula dilaporkan masyarakat. Tapi laporan itu tidak ditanggapi pemerintah setempat," kata Berry.
(lh/nwk)
Demikian siaran pers Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) yang diterima detikcom, Sabtu (28/3/2009). Siaran pers itu dikirim menanggapi jebolnya tanggul Situ Gintung, Tangerang Selatan, yang menelan puluhan korban jiwa.
"Sebanyak 68 persen situ dalam keadaan rusak," kata Direktur Eksekutif Nasional WALHI, Berry Nahdian Forqan, dalam siaran pers itu.
Kondisi demikian merupakan bukti kelalaian pemerintah menjamin keselamatan jiwa warga. Sebelum terlambat pemerintah harus bergerak cepat mengambil langkah yang dibutuhkan. Mulai dari perbaikan situ, penataan ulang di sepanjang daerah aliran sungai hingga menajemen koordinasi antar jajaran terkait.
Tragedi jebolnya tanggul Situ Gintung harus jadi pelajaran. Tanggul yang dibangun 1932 itu jebol akibat kombinasi antara kelalaian pemeliharaan rutin, pengabaian laporan kerusakan dan alih fungsi lahan pendukung yang tidak terkendali.
"November 2008 bencana sama dalam skala lebih kecil terjadi dan sudah pula dilaporkan masyarakat. Tapi laporan itu tidak ditanggapi pemerintah setempat," kata Berry.
(lh/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 23/02/2012 02:01 WIB
Wow! Earth Hour 2012 Menghemat 5.580 MW Listrik di Indonesia
-
Kamis, 23/02/2012 01:33 WIB
Prangko Seri PON XVIII Diluncurkan di Bandung
-
Kamis, 23/02/2012 01:27 WIB
Satwa Liar Dijual Terbuka di Palembang
-
Kamis, 23/02/2012 00:45 WIB
Pasukan Tambahan Merapat ke LP Kerobokan, 3 Water Canon Bersiaga
-
Kamis, 23/02/2012 00:40 WIB
Anggota DPR: Saya Hanya Dorong Petugas Bea Cukai, Silahkan Lapor Polisi!
-
Kamis, 23/02/2012 00:40 WIB
Anggota DPR: Saya Hanya Dorong Petugas Bea Cukai, Silahkan Lapor Polisi!
-
Kamis, 23/02/2012 00:13 WIB
Beredar di BBM Tampar Petugas Bea dan Cukai, Anggota DPR Bantah
-
Rabu, 22/02/2012 14:12 WIB
Mengejutkan! Nazaruddin Tidak Cecar Andi Mallarangeng
-
Kamis, 23/02/2012 01:52 WIB
18 Kota di Indonesia Berpartisipasi di Gerakan Earth Hour 2012
-
371 Komentar
-
349 Komentar
-
271 Komentar
-
255 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 20/02/2012 13:08 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Shinta Bachir: Saya Takut Berbalik ke Saya
-
Senin, 20/02/2012 12:24 WIB
Galau Jenderal karena Shinta
Berkencan di Dekat Presiden
-
Rabu, 22/02/2012 13:20 WIB
Kapolda Metro: Silakan Lihat Penangkapan John Kei Berpengaruh Tidak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 870.000
- Rp 473.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)
.gif)
.gif)



