detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 04:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 07/01/2009 16:32 WIB

Gara-gara Howard, Obama dan Keluarga Terpaksa Tinggal di Hotel

Rita Uli Hutapea - detikNews
New York Times
Washington - Presiden terpilih AS Barack Obama dan keluarganya kini telah berada di Washington menjelang pelantikan Obama pada 20 Januari mendatang. Mereka seharusnya tinggal di Blair House, mansion megah yang memiliki 119 ruangan, yang selama ini merupakan tempat tinggal sementara presiden AS sebelum pelantikan.

Namun Obama dan keluarganya tidak bisa langsung menempati gedung resmi tamu kenegaraan presiden AS itu. Gara-garanya, mantan Perdana Menteri Australia John Howard sudah lebih dulu direncanakan untuk menginap di sana.

Howard dan istrinya Janette telah diundang untuk tinggal di Blair House pada 12 Januari. Kemudian pada 13 Januari, Howard akan menerima penghargaan Medali Kebebasan AS dari Presiden George W Bush. Praktis, Howard cuma akan menginap semalam di gedung megah tersebut.

Namun akibatnya, Obama dan keluarganya baru akan tinggal di gedung tersebut pada 15 Januari. Padahal Obama telah meminta untuk pindah ke sana pada 4 Januari karena putri-putrinya akan masuk sekolah. Namun karena telah keduluan Howard, Obama pun sementara tinggal di Hotel Hay-Adams di Washington.

"Ada event-event yang telah lebih dulu dijadwalkan dan para tamu yang tidak bisa dipindahkan," kata juru bicara Gedung Putih kepada New York Times, Rabu (7/1/2009).

"Ini perayaan yang telah lama direncanakan di Blair House," jelas juru bicara untuk Ibu Negara AS Laura Bush.

Masalah pengaturan keamanan menyebabkan Obama mustahil tinggal bersama Howard di gedung yang sama.

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ita/iy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close