detikcom

Iklan PKS Salah, Tapi Tidak Akan Diralat video

Shohib Masykur - detikNews
Rabu, 12/11/2008 10:49 WIB
Jakarta PKS mengakui iklannya tentang Hari Pahlawan yang menampilkan Soeharto sebagai pahlawan merupakan sebuah kesalahan karena tidak sesuai dengan konsep awal. Namun PKS tidak akan meralat iklan tersebut.

"Nggaklah. Iklan kan mahal. Kita nggak kuat bayar. Apa detikcom mau bayarin?" kata Presiden PKS Tifatul Sembiring sembari bercanda saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (12/11/2008).

Yang akan dilakukan PKS, kata Tifatul, sebatas memberikan penjelasan jika ada yang melakukan klarifikasi. "Ya kita jelaskan kalau ada yang tanya," ujarnya.

Hingga saat ini, Tifatul mengaku belum tahu kesalahan ada di pihak siapa. Dia mengaku masih akan menyelidikinya.

"Saya sedang selidiki. Yang jelas yang membawa ke saya Sekjen dan timnya. Saya akan cek dulu," tandasnya.

Iklan PKS tentang Hari Pahlawan itu menampilkan serentetan tokoh nasional, meliputi Soekarno, Moh Hatta, Jenderal Sudirman, Bung Tomo, KH Hasyim Asy'ari, KH Ahmad Dahlan, Moh Natsir, dan Soeharto. Iklan tersebut ditayangkan di stasiun televisi nasional mulai tanggal 8 hingga 11 November. (sho/iy)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini