Detik.com News
Detik.com
Meng-IT-kan Korupsi dan Meng-Korupsi-kan IT Minggu, 29/03/2015 01:14 WIB

Meng-IT-kan Korupsi dan Meng-Korupsi-kan IT

Modusnya: server dimatikan atau bandwidth diperkecil. Kalau korupsi memang sudah diniatkan, walaupun sudah dicegah, mereka tetap berupaya mencari celah. Kirim saja pelakunya menghadap Tuhan.
  • Jumat, 27/03/2015 15:53 WIB

    Konflik Yaman: Multi Aspek dan Multi Dampak

    Konflik Yaman: Multi Aspek dan Multi Dampak Dahulu kala, Yaman yang terdiri dari Yaman Utara dan Yaman Selatan adalah negeri yang damai. Namun sejak tahun 1994, sebutan tersebut tidak lekat di Yaman lagi, karena Yaman kini tengah dalam pusaran 'sejuta konflik' di berbagai sisi negeri.
  • Kamis, 26/03/2015 18:10 WIB
    Kolom

    Paspor Hitam DPR, Risiko Hitam RI

    Paspor Hitam DPR, Risiko Hitam RI Argumentasi Tantowi Yahya bahwa DPR RI sesuai UU MD3 memiliki fungsi sebagai agen diplomasi ternyata tidak benar. Jika pemahaman ini tidak ada yang mengoreksi, bisa semakin kacau negara ini.
  • Kamis, 26/03/2015 16:12 WIB

    Darurat Korupsi, Koruptor Diberi Remisi

    Darurat Korupsi, Koruptor Diberi Remisi Wacana revisi PP tentang remisi napi korupsi yang dilontarkan Menkum HAM bertujuan bahwa pemidanaan hanya pembinaan apakah tepat? Bila pemenjaraan koruptor hanya untuk pembinaan, korupsi akan makin merajalela.
  • Kamis, 26/03/2015 13:16 WIB
    Kolom Djoko Suud

    Tahta Partai Golkar

    Tahta Partai Golkar Partai Golkar terbelah. Tidak ada yang menyangka bahwa partai besar dan tua itu mengalami nasib ini di masa senja. Gonjang-ganjing tak jelas juntrungnya. Dan para senior itu tidak malu dilihat cucu-cucunya. Saling umpat, saling hujat, dan berkelahi seperti anak kecil bermain kelereng. Bagaimana ending-nya?
  • Kamis, 26/03/2015 00:16 WIB

    Perpanjangan MoU RI-Freeport: Mencari Titik Ekuilibrium

    Perpanjangan MoU RI-Freeport: Mencari Titik Ekuilibrium Apakah perpanjangan MoU ini sudah tepat? Secara hukum tidak tepat, karena Freeport tidak mematuhi peraturan pertambangan yang berlaku.
  • Rabu, 25/03/2015 15:02 WIB

    Kejutan Ahok

    Kejutan Ahok Tekad Ahok untuk menghilangkan dana siluman dari RAPBD Provinsi DKI Jakarta tahun 2015 telah mendapatkan perlawanan yang sengit dari DPRD Provinsi DKI Jakarta.Kejutan Ahok ini akan membuahkan prestasi tersendiri, menerbitkan Pergub untuk APBD.
  • Selasa, 24/03/2015 09:51 WIB
    Kolom Refly Harun

    Sengkarut Konflik Parpol

    Sengkarut Konflik Parpol Partai politik di negeri ini seperti istana pasir. Sedikit angin menerpa, partai sudah pecah. Tak peduli partai muda atau partai paling tua, semua terbelah.
  • Jumat, 20/03/2015 16:36 WIB

    Konflik Ukraina, Rusia Takluk ke Barat/AS?

    Konflik Ukraina, Rusia Takluk ke Barat/AS? Konflik yang terjadi di Ukraina semakin menarik untuk dicermati karena maraknya proxy war yang menyertainya. Pemerintah AS tengah mempertimbangkan sanksi baru terhadap Rusia jika terus melakukan pelanggaran gencatan senjata di Ukraina Timur.
  • Kamis, 19/03/2015 16:30 WIB

    Dana Mengerdilkan Parpol

    Dana Mengerdilkan Parpol Wacana Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tentang dana Rp 1 triliun dari negara untuk parpol per tahun mengundang kontroversi.Lantas, layakkah parpol seperti itu mendapatkan santunan dari negara?
BBC
Berita Sebelumnya
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%
Lapsus Index »
Wawancara Index »
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
Kolom Index »
  • Minggu, 29/03/2015 01:14 WIB
    Meng-IT-kan Korupsi dan Meng-Korupsi-kan IT
    Meng-IT-kan Korupsi dan Meng-Korupsi-kan IT Modusnya: server dimatikan atau bandwidth diperkecil. Kalau korupsi memang sudah diniatkan, walaupun sudah dicegah, mereka tetap berupaya mencari celah. Kirim saja pelakunya menghadap Tuhan.
OpiniAnda Index »
Poling Index »

Siapakah yang Anda anggap benar dalam kasus APBD DKI 2015?